Sabtu, 13 November 2010


Blind man's good sense of smell
 
A blind man walks into a restaurant and sits down. The waiter, who is also the owner, hands him a menu. "I'm sorry, Sir, but I am blind and can't read the menu. Just bring me a dirty fork from a previous customer, I'll smell it and order from there." A little curious, the
owner walks over to a dirty pile and picks up a greasy fork. He returns to the blind man's table and hands it to him.

The blind man puts the fork to his nose and takes in a deep breath.
"Ah, yes, that's what I'll have, meatloaf and mashed potatoes."
"Unbelievable! " In the kitchen, the owner exclaims to his wife Theresa, who is also the cook, and tells her what has just happened
.

A few days later the blind man returns, and the owner brings him a menu.
"Sir, remember me? I'm the blind man."
"I'm sorry, I didn't recognize you. I'll go get you a dirty fork." The owner again retrieves a dirty fork and brings it to the blind man.

After another deep breath, the blind man says, "That smells great, I'll take the macaroni and cheese with broccoli."

In disbelief, the owner tells his wife Theresa that the next time the blind man comes in he's going to test him.
The blind returns the following week, but this time the owner sees him coming and runs to the kitchen.
He tells his wife, "Theresa, rub this fork on your panties before I take it to the blind man." Theresa does it and hands her husband the fork.
As the blind man sits down, the owner is ready. "Good afternoon sir, this time I remembered you and I already have the fork ready for you."
The blind man puts the fork to his nose, takes a deep whiff and says,

 
 
"Hey, I didn't know that Theresa works here?"

Rabu, 10 November 2010

Kakak Kakakanku :D

Kak Azizza Drianti Putri :D


Ini kakak- kakakan ku kita jadian tanggal 23 Oktober 2010. Kak putri tuh supercantik, baik, seru lagi. Rambutnya bagus dan pake behel. /m/ 


 aww Cute! :)
Liat deh cantik yaa envy!

Kakak kakakan ku selanjutnya itu kak....

Biasanya dipanggil Kak Abel, kita jadian tanggal 7 November 2010 hehe. Kak abel ituu imut, lucu, baik seru! 

Lucu ya! kayak fairy gitu :3


To be continued...

Selasa, 09 November 2010

Thunder - Boys Like Girls

Today is a winding road that's taking me
To places that I didn't want to go, whoa
Today in the blink of an eye
I'm holding on to something
And I do not know why I tried

I tried to read between the lines
I tried to look in your eyes
I want a simple explanation
For what I'm feeling inside
I gotta find a way out
Maybe there's a way out

Your voice was the
Soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder

I said, your eyes
Are the brightest of all the colors
I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder
So bring on the rain
And bring on the thunder

Today is a winding road, tell me where to start
And tell me something I don't know, whoa
Today I'm on my own, I can't move a muscle
And I can't pick up the phone, I don't know

And now I'm itching for the tall grass
And longing for the breeze
I need to step outside
Just to see if I can breathe
I gotta find a way out
Maybe there's a way out

Your voice was the
Soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder

And I said, your eyes
Are the brightest of all the colors
I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder
So bring on the rain

Yeah, I'm walking on a tightrope
I'm wrapped up in vines, I think we'll make it out
But you just gotta give me time
Strike me down with lightning
Let me feel you in my veins
I wanna let you know how much I feel your pain

Today is a winding road that's taking me
To places that I didn't want to go, whoa

Your voice was the
Soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder

And I said, your eyes
Are the brightest of all the colors
I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder

And I said, your voice was the
Soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder
So bring on the rain
Oh, baby bring on the pain
And listen to the thunder

Tahukah kamu?

Anggur Mengandung zat yang baik untuk menghancurkan racun di dalam tubuh!

Kandungan mineral tertentu di dalam garam, membuat garam bisa berwarna putih, merah muda, hitam, abu - abu!

Ada lebih dari 10.000 jenis semut di dunia ini!

Kuaci yang berasal dari biji bunga matahari, kaya akan vitamin E

Tebalnya kulit hiu paus bisa mencapai 10 cm!

Sabtu, 06 November 2010

Green tea~

Khasiat Green tea untuk kecantikan :
  • Menetralkan kerusakan kulit akibat sinar matahari dan melindungi kulit dari sunburn.
  • Antioksidannya tinggi. Efektif mencegah kanker.
  • Bikin kulit lebih kenyal dan mengurangi munculnya garis halus kerutan.
  • Anti-Radangnya meringankan kulit kemerahan. Cocok untuk kulit sensitif.
  • Anti bakterinya dapat mengontrol jerawat. Green tea juga mengurangi ketidakstabilan hormon yang biasanya jadi sebab utama jerawat.
Hits : Campurkan setengah gelas teh hijau dingin dengan setengah gelas fruit juice seperti pepaya atau nanas. Agar manis tambahkan satu sendok teh madu. Blend and pour over ice, enjoy your pretty delicious drink :9

Rabu, 03 November 2010

Negeri 5 Menara

Buku ini adalah buku yang membuat saya sangat terkesan. Ceritanya menarik dan sangat bermoral. Membuat saya termotivasi.


Kalo yang penasaran ini ada sinopsisnya.

Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain sepak bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.
Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya, belajar di pondok.
Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.
Dia terheran-heran mendengar komentator sepak bola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.
Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep,Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
Semenjak baca buku ini aku jadi yakin kalau kita mau bersungguh - sungguh pasti akan sukses. two thumbs up for this book! (Y) (Y) 




Waktu

Waktu yang Hakikat.


Bagi para pesakitan, waktu adalah musuh yang mereka tipu saban hari dengan harapan. Namun, disana di balik jeruji yang dingin waktu menjadi paduka raja, tak pernah terkalahkan. Bagi para politisi dan olahragawan, waktu adalah kesempatan yang singkat, brutal dan mahal.
Para seniman kadang kala melihat waktu sebagai angin, hantu, bahan kimia, seorang putri, payung, seuntai tasbih, atau sebuah rezim. Salvador Dali telah melihat waktu dapat meleleh.
Bagi para ilmuwan, waktu umpama garis yang ingin mereka lipat dan putar - putar. Atau lorong, yang dapat melemparkan manusia dari masa ke masa, maju atau mundur. Bagi mereka yang berbaring sakit, tergolek lemah tanpa harapan, waktu mereka panggil - panggil, tak datang - datang. Bagi para petani, waktu menjadi tiran. Padanya mereka tunduk patuh. Kapan menanam, kapan menyiram, dan kapan memanen. Tak bisa berunding. Tak mempan disogok
Bagi yang tengah jatuh cinta, waktu mengisi relung dada mereka dengan kegembiraan, sekaligus kecemasan. Karena teristimewa untuk cinta, waktu menjelma menjadi jerat. Semakin cinta melekat, semakin kuat waktu menjerat. Jika cinta yang lama menukik, jerat itu mencekik.


- Padang Bulan, Andrea Hirata -